Dublin -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa kelompok Houthi, yang bersekutu dengan Iran, telah meminta AS untuk tidak melakukan intervensi dalam konflik yang berlangsung di Yaman."Houthi menghubungi kami dan mereka tidak ingin bertempur melawan kami," ungkap Trump saat berbicara kepada wartawan saat berkunjung ke Dublin, Irlandia, seperti dilansir AFP, Sabtu (12/9/2026)."Mereka tidak ingin kami menyerang mereka," ucap Presiden AS itu.

Trump menambahkan bahwa "semuanya akan berjalan lancar dan baik-baik saja" di kawasan tersebut.Pernyataan itu disampaikan setelah Trump dilaporkan menolak desakan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), agar AS menyerang langsung Houthi, yang bermarkas di Yaman.Saudi, bersama pemerintah Yaman yang diakui internasional, terlibat aksi saling serang dengan Houthi beberapa bulan terakhir.Pekan ini, Houthi dilaporkan berhasil menguasai Selat Bab al-Mandeb, jalur perairan vital di Laut Merah yang menghubungkan kawasan Eropa dan Asia.Laporan sejumlah pejabat lokal Yaman menyebutkan bahwa pasukan Houthi telah menguasai seluruh area pesisir Yaman di tepi Laut Merah, usai berhasil merebut tiga pulau strategis di perairan tersebut dalam sebuah serangan kilat.