Jakarta -
Pesawat Air Force One milik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang merupakan hadiah dari Qatar mengalami penundaan di landasan pacu pada Rabu (10/9). Hal ini dikarenakan seluncuran darurat yang tidak sengaja mengembang, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan pesawat.Dilansir AFP, Kamis (10/9/2026), insiden itu terjadi saat Trump sedang bersiap bertolak ke konvensi Partai Republik di Dallas dari Joint Base Andrews. Kejadian itu membuat Trump menunggu di dalam helikopter lebih lama sebelum naik ke pesawat hadiah Qatar itu."Mereka sedang memeriksa seluncuran di sini, dan saya rasa itu akan memakan waktu 15 menit," ujar Trump di landasan pacu sebelum naik ke pesawat.
Namun, seseorang yang mengetahui situasi tersebut kemudian mengatakan kepada AFP bahwa "personel militer secara tidak sengaja memicu seluncuran itu."Keamanan pesawat tersebut telah berulang kali dipertanyakan, dan isu ini memuncak saat terjadi insiden dramatis baru-baru ini di Turki, di mana Trump secara diam-diam beralih menggunakan pesawat lain karena adanya kekhawatiran keamanan.Saat ditanya wartawan apakah Trump yakin pesawat jet itu aman, Trump menjawab: "Ya, saya yakin, kalau tidak, saya tidak akan menaikinya."Setibanya di Joint Base Andrews dekat Washington, Trump tetap berada di dalam helikopternya dalam waktu yang cukup lama sebelum akhirnya naik ke Air Force One itu.Hal ini memberi kesempatan bagi para wartawan untuk melihat seluncuran yang mengembang di sisi kanan pesawat jet tersebut, serta melihat pesawat kepresidenan yang lama dipindahkan dari hanggar ke landasan pacu dengan jembatan penghubung (garbarata) yang sudah terpasang.Meski begitu, pesawat Air Force One itu akhirnya lepas landas dan mendarat di Texas. Di sana, Trump dijadwalkan berpidato dalam konvensi Partai Republik sebagai upaya menggalang dukungan bagi partainya menjelang pemilihan umum sela bulan November."Sebagaimana disampaikan oleh presiden, perosotan tersebut telah diperiksa untuk memastikan semuanya berfungsi dengan sempurna," ujar Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung dalam pernyataan kepada AFP.Lihat juga Video: Momen Trump Perdana Naik Air Force One Baru Hadiah dari Qatar















