Jakarta -
Badan Gizi Nasional (BGN) dalam beberapa bulan ke depan akan pindah kantor ke Gedung Merah Putih (GMP) Telkom di kawasan Gatot Subroto Jakarta. Saat ini kantor BGN berada di kawasan Kebon Sirih Jakarta.Kepala BGN Sudaryono mengatakan untuk menempati Gedung Merah Putih itu, pihaknya tetap akan mengeluarkan biaya sewa gedung. Sudaryono mengatakan biaya sewanya tidak akan mahal."Skemanya, kalau nggak salah ada sewanya kan. Kalau nggak salah gitu ya. Soalnya aku tanya sama Kemenko Pangan kan juga menempati Graha Mandiri itu ada. Ada biasa, tapi nggak besar lah karena kan sama-sama pemerintahan," ujar Sudaryono saat ditemui usai RDP dengan Komisi IX Kamis malam (3/9/2026).
Saat ditanya soal alasan pindah ke Gedung Merah Putih, Sudaryono tak memberikan penjelasan rinci. "Jadi kita mau ngomongin gedung aja nih," ucapnya.Sebelumnya, dalam sesi jawaban RDP dengan Komisi IX DPR RI, Sudaryono membenarkan rencana pemindahan kantor BGN ke Gedung Merah Putih. Dia mengatakan saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Danantara terkait rencana tersebut."Betul, Pak, ini sedang koordinasi dengan Danantara dan dalam waktu dekat ini Badan Gizi Nasional akan menduduki Gedung Graha Merah Putih yang saat ini menjadi kantor Telkom," ujar Sudaryono.Sudaryono menjelaskan jika tak ada aral melintang, perpindahan kantor BGN ke Gedung Merah Putih akan dilakukan dalam satu hingga dua bulan ke depan."InsyaAllah dalam satu dua bulan ini kami akan pindah kantor ke Graha Merah Putih," terang Sudaryono.Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan bahwa pegawai yang yang sebelumnya menempati Gedung Merah Putih dan akan digunakan BGN tesebut akan dipindahkan ke gedung Telkom yang berada di sebelahnya."Orang yang menempati Gedung Graha Merah Putih itu akan menempati gedung Telkom yang di sebelahnya, gedung yang lebih tinggi lagi," katanya.Sementara itu, Direktur Utama PT Telkom Landmark Tower (TLT) Suratman buka suara soal kabar Gedung Merah Putih yang bakal ditempati BGN. Ia menjelaskan bahwa rencana tersebut merupakan optimalisasi aset yang merupakan bagian dari tanggung jawab TLT sebagai perusahaan pengelola properti di lingkungan TelkomGroup. Program tersebut dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi aset yang dikelola."Kegiatan ini merupakan bagian dari program konsolidasi dan efisiensi ruang kerja yang memang sudah berjalan di lingkungan TelkomGroup. Seluruh proses perencanaan dan pelaksanaannya dilakukan secara terukur dan bertahap. Kami memastikan bahwa program ini tidak akan mengganggu kelancaran operasional layanan kami kepada pelanggan, serta tidak akan berdampak pada hubungan kerja karyawan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (3/9/2026).Suratman menjelaskan bahwa pihaknya juga berkomitmen penuh untuk menjaga kepastian dan keberlangsungan kegiatan para tenant yang saat ini berada di gedung-gedung milik Telkom."Setiap proses akan dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan tata kelola perusahaan. Untuk setiap potensi kerja sama dengan pihak manapun, termasuk dengan instansi pemerintah, kami pastikan akan mengikuti seluruh prosedur dan regulasi yang berlaku," katanya.






