Jakarta -
Rumah sakit dan tim penyelamat di Gaza mengatakan serangan udara Israel menewaskan lima orang di sebelah barat Kota Gaza. Militer Israel menyatakan pihaknya menargetkan anggota militer Hamas.Dilansir AFP, Senin (31/8/2026), Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza menyatakan bahwa mereka menerima dua jenazah "menyusul serangan udara Israel yang menargetkan pintu masuk sebuah gedung hunian di dekat taman kota di Kota Gaza".Kemudian pada hari yang sama, rumah sakit tersebut menyatakan telah menerima tiga jenazah tambahan dan beberapa korban luka "akibat serangan pesawat nirawak (drone) Israel yang menargetkan sebuah mobil sipil di kawasan Tel al-Hawa, sebelah barat daya Kota Gaza".
Dinas pertahanan sipil, yang beroperasi sebagai layanan penyelamatan di bawah otoritas Hamas, mengonfirmasi jumlah korban dalam kedua serangan tersebut kepada AFP. Gambar-gambar yang dibagikan oleh dinas pertahanan sipil memperlihatkan petugas sedang memeriksa mobil yang menjadi sasaran serangan kedua; mobil itu hancur total dan hanya menyisakan kerangka logam hangus yang melengkung, dikelilingi oleh kerumunan warga.Saat dihubungi oleh AFP, militer Israel menyatakan bahwa dalam kedua serangan tersebut mereka "menyerang anggota sayap militer Hamas", yaitu Brigade Ezzedine Al-Qassam, dan mengatakan akan memberikan rincian lebih lanjut di kemudian waktu.












