Jakarta -

Pembukaan lahan pertanian seluas 8.000 hektare (ha) di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat dukungan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Usulan ini datang dari Pemerintah Kabupaten Nagekeo, tepatnya dari Bupati Simplisius Donatus."Saya catat tadi saran dari Bupati (Bupati Nagekeo) ya. Saya kira ini bagus sekali, kita akan dukung," ujar Prabowo dalam rapat koordinasi penanganan pascagempa NTT, dilansir dari Antara, Rabu (26/8/2026).Orang nomor satu di Indonesia itu meminta pemerintah daerah memastikan ketersediaan sumber air untuk mendukung pengembangan lahan pertanian tersebut.

Dia mengatakan sumber air dapat berasal dari bendungan maupun melalui pengeboran apabila diperlukan. Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor penting agar pembukaan lahan untuk pertanian dapat berjalan optimal.Prabowo juga menegaskan lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat produksi pangan daerah. Selain itu, Prabowo juga mendorong pemanfaatan sekitar 100 hektare lahan yang berada di dekat pantai untuk budidaya ikan.Prabowo mengatakan lahan seluas 100 hektare cukup besar untuk dikembangkan sebagai kawasan budidaya perikanan. Sementara 8.000 hektare lainnya difokuskan untuk pertanian."8.000 hektare, mungkin yang 100 hektare dekat pantai kita bikin budidaya ikan dan yang pantai kita juga bikin budidaya ikan juga," kata Prabowo.Pada kesempatan tersebut, Bupati Nagekeo Simplisius Donatos menjelaskan lahan pertanian tersebut terpusat di wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo. Sebagian besar lahan berada jauh dari pantai, sementara sekitar 100 hektare berada di kawasan yang dekat pantai.