MAUMERE, KOMPAS.com – Harapan sederhana Asna Malihin untuk bisa disapa dan bertemu langsung dengan Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka berujung rasa kecewa.

Asna, seorang pengungsi Bencana Gempa Flores di lokasi pengungsian Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa gigit jari saat rombongan Wapres menyambangi posko tempatnya bertahan pada Kamis (20/8/2026) sore.

Sore itu, suasana tenda pengungsian Gelora Samador mendadak riuh begitu kabar kedatangan Wapres Gibran berembus. Ratusan warga yang mengungsi tampak mengerumuni lokasi sambil mengarahkan kamera ponsel ke arah orang nomor dua di Indonesia tersebut.Tiba di lokasi, Wapres Gibran yang mengenakan kemeja hitam dan celana berwarna caramel tampak didampingi oleh Penjabat (Pj) Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago.

Wapres langsung menyambangi sejumlah tenda darurat guna melihat kondisi para warga terdampak gempa Sikka secara langsung. Di dalam salah satu tenda, Gibran berinteraksi hangat dengan para ibu dan anak-anak.

Ia juga membagikan sejumlah paket makanan ringan berupa susu kotak dan wafer kepada anak-anak pengungsi di sana.