BANDA ACEH, KOMPAS.com - Acara zikir dan doa bersama dalam rangka momen peringatan hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh berakhir ricuh.

Kericuhan tersebut berawal saat massa yang hadir hendak menaikkan atau mengibarkan bendera bulan bintang di perkarangan masjid.

Massa menurunkan bendera merah putih lalu menggantikannya dengan bendera bulan bintang.Baca juga: Pejabat Pemkot Banda Aceh Ditangkap Polisi Syariat Bersama Pasangan Sesama Jenis

Di tengah kerumunan massa itu, salah seorang warga memanjat tiang bendera masjid. Dia lalu membuka tali ikatan pada bendera merah putih.

Setelah berhasil melepaskannya dia melempar bendera itu ke bawah. Sontak, petugas TNI-Polri langsung membubarkan massa. Namun, aksi mereka mendapat perlawanan keras dari massa yang hadir.