WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta warganya untuk memaklumi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam pidatonya di Garden City, New York, pada Jumat (14/8/2026), seiring meningkatnya eskalasi retorika AS terhadap perairan vital tersebut.Sepanjang pekan ini, harga minyak mentah jenis Brent melonjak mendekati 90 dollar AS per barrel, sebagaimana dilansir Reuters.

Baca juga: Tak Biasa, Trump 4 Kali Tolak Dukung Netanyahu Jelang Pemilu Israel

Sementara itu, harga bensin di tingkat konsumen AS telah merangkak naik ke kisaran 4 dollar AS per galon.

Di tengah gejolak pasar energi, Trump meminta rakyat AS untuk menerima kenaikan harga bensin tersebut sebagai konsekuensi yang harus ditanggung demi mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.