WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meremehkan beban kerja para pelaut AS yang menjalani masa penugasan hingga hampir sembilan bulan di atas kapal induk USS Abraham Lincoln.
Hal tersebut disampaikan Trump dalam wawancara singkat dengan wartawan sebelum terbang ke New York untuk menghadiri acara terkait penurunan tingkat kejahatan kekerasan di AS.Pernyatan itu diutarakan di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait masalah kesehatan mental serta pasokan di atas kapal induk yang mendukung operasi AS melawan Iran tersebut.
Baca juga: Tak Biasa, Trump 4 Kali Tolak Dukung Netanyahu Jelang Pemilu Israel
Trump membantah keluhan keluarga prajurit dan menyebut masa tugas lebih dari 260 hari itu sama sekali belum cukup lama.
Dia menegaskan bahwa kapal induk tersebut akan segera digantikan, sebagaimana dilansir France24, Jumat (14/8/2026).










