Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia akan melakukan pengurangan impor energi, khususnya komoditas bahan bakar minyak (BBM) secara besar-besaran. Dia memaparkan Indonesia per tahun bisa mencapai Rp 500 triliun lebih, jumlah ini menurutnya harus dipangkas habis-habisan.Hal ini diungkapkan Prabowo saat meresmikan Motor Listrik Nasional, di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026). Dalam sambutannya dia bilang impor BBM bisa mencapai US$ 30 miliar paling besar atau mencapai Rp 537 triliun dalam Rupiah (kurs Rp 17.900)."Kita mengirim uang US$ untuk BBM kita melebihi kadang-kadang US$ 30 miliar, antara US$ 28 sampai 30 miliar, benar? Menteri ESDM, setiap tahun US$ 30 miliar. Kita bertekad ini kita kurangi," beber Prabowo.

Maka dari itu menurutnya pengembangan kendaraan listrik harus digalakkan besar-besaran karena bisa menggantikan penggunaan BBM. Dengan begitu Indonesia bisa berhemat besar-besaran."Jadi saudara-saudara dengan motor dan mobil listrik, dengan bus listrik, dengan traktor listrik, dengan sebanyak mungkin alat-alat kita menggunakan listrik sebagai energi utama kita akan lebih aman kita akan lebih sejahtera," lanjut Prabowo.Di sisi lain, di luar pengembangan kendaraan listrik Indonesia juga mulai mengembangkan subtitusi BBM dengan bahan bakar nabati, misalnya saja penerapan biosolar B50 yang telah diterapkan sejak Juli lalu di Indonesia. Indonesia, kata Prabowo, juga sedang mengembangkan penggunaan gas alam atau CNG untuk menggantikan LPG yang banyak diimpor untuk kebutuhan rumah tangga.Di sektor kelistrikan, Indonesia juga sedang berjuang untuk mensubtitusi pembangkit diesel. Salah satunya dengan proyek besar pembangkit listrik tenaga surya 100 gigawatt. Tahun ini dia menargetkan 30 gigawatt bisa terpasang."Tahun ini juga PLN harus tinggalkan pembangkit listrik dari diesel kurang lebih 13 gigawatt harus segera kita tinggalkan," ujar Prabowo.Sumber-sumber energi lainnya juga mulai dikaji untuk digunakan. Prabowo mengungkapkan salah satunya adalah energi hidrogen."Dari minggu ke minggu para ilmuwan kita para peneliti kita menemukan hasil-hasil luar biasa cadangan hidrogen. Hidrogen alam. Ini sangat besar cadangannya," sebut Prabowo."Saudara-saudara, kita butuh saya kira tidak terlalu lama 3, 4, 5 tahun kita akan bangkit," pungkasnya menegaskan.