Penulis: Muhammad Hanafi/DW Indonesia
TAIPEI, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan China menyatakan bahwa salah satu kapal perangnya dan sebuah fregat Indonesia akan melakukan "latihan pelayaran bersama" di sebelah timur Taiwan.Kegiatan ini disebut akan "meningkatkan kemampuan operasional gabungan kedua angkatan laut" serta "bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan tersebut".
Merespons hal tersebut, pemerintah Taiwan mengecam rencana latihan China yang disebutnya "berbahaya". Taipei menyebut bahwa Beijing berusaha menciptakan kesan palsu kepada komunitas internasional seolah-olah mereka menguasai perairan tersebut.
Baca juga: Dampak Latihan Angkatan Laut Tiongkok-Indonesia di Perairan Timur Taiwan
China menganggap Taiwan yang memiliki pemerintahan demokratis sebagai wilayahnya. Pada Juni 2026, Beijing memulai patroli penjaga pantai di lepas pantai timur wilayah administrasi Taipei. Langkah ini memicu kemarahan Taiwan serta kekhawatiran Amerika Serikat (AS) dan beberapa pihak Barat lainnya.











