DNIPRO, KOMPAS.com - Gudang bantuan kemanusiaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Dnipro, Ukraina, hancur setelah dihantam dua kali dalam waktu kurang dari 24 jam.
Gudang itu menyimpan pasokan medis garda terdepan senilai sekitar 500.000 dollar AS atau sekitar Rp 8,9 miliar. Direktur Regional WHO untuk Eropa, Hans Henri P Kluge mengatakan, persediaan tersebut cukup untuk memberikan bantuan kepada sekitar 225.000 orang.
“Semuanya hancur. Untungnya, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan," tulis Kluge dalam sebuah unggahan di LinkedIn, dikutip dari Euronews, Selasa (11/8/2026).
Baca juga: Pengkuan Eks Panglima Ukraina: Kami Tak Akan Pernah Benar-benar Gabung NATO
Lokasi tersebut pertama kali dihantam pada Senin (3/8/2026) yang mendorong WHO untuk mulai memindahkan persediaan ke tempat lain.










