Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) agar tidak mengganti presidennya, Gianni Infantino, yang sedang menghadapi tekanan luas terkait rencana menjual saham hak komersial Piala Dunia, yang telah dibatalkan.Trump, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (11/8/2026), mengatakan bahwa FIFA akan melakukan "kesalahan yang parah" jika mempertimbangkan langkah untuk mengganti Infantino."FIFA akan melakukan kesalahan yang parah jika, karena alasan apa pun, mereka bahkan mempertimbangkan untuk mengganti Presiden Gianni Infantino," kata Trump dalam pernyataan via akun media sosial Truth Social, Senin (10/8).

Polemik yang menyelimuti rencana penjualan saham Piala Dunia itu berujung pada desakan agar Infantino mundur atau meletakkan jabatannya. Infantino yang telah menjabat sebagai Presiden FIFA sejak tahun 2016, dijadwalkan akan mengakhiri masa jabatannya pada tahun 2027 mendatang. Namun dia sedang kembali berupaya memperpanjang kepemimpinannya atas FIFA hingga tahun 2031 mendatang.Trump memuji Infantino sebagai sosok yang "luar biasa", sembari mengklaim bahwa dia telah memimpin penyelenggaraan "Piala Dunia paling sukses, empat kali lipat lebih sukses, dibandingkan yang pernah ada"."Jika dia pergi, kompetisi ini tidak akan pernah lagi sesukses atau menguntungkan seperti itu lagi!" ucap Trump memperingatkan.