BEIJING, KOMPAS.com - China mengalami kegagalan dalam peluncuran roket Long March 7A yang membawa satelit komunikasi ChinaSat-4B.
Roket tersebut mengalami anomali saat penerbangan setelah diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Wenchang di Provinsi Hainan, Senin (10/8/2026) malam waktu setempat.Jonathan McDowell, profesor kehormatan di Durham University sekaligus anggota Center for Space Environmentalism, mengatakan bahwa rekaman peluncuran menunjukkan roket hancur total ketika masih berada pada ketinggian dan kecepatan yang relatif rendah.
Baca juga: Tak Sengaja Tabrak Bulan, Jejak Roket SpaceX Berhasil Ditemukan Satelit Korea
Menurut McDowell, kondisi tersebut menunjukkan bahwa baik satelit ChinaSat-4B maupun puing-puing roket tidak mencapai orbit.
Menurut laporan Reuters, egagalan ini menjadi yang pertama bagi Long March 7A sejak penerbangan perdananya pada Maret 2020, yang juga mengalami gangguan.










