JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah menyiapkan insentif kendaraan listrik pada 2026. Namun dalam rencana itu pemerintah memberikan sinyal untuk tidak menyertakan insentif untuk mobil hybrid. Hal tersebut diungkap oleh dua menteri ekonomi kabinet Presiden Prabowo Subianto yaitu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Untuk Purbaya, ia mengatakan pemerintah masih memfinalisasi dan mematangkan skema insentif kendaraan listrik. Program tersebut akan menyasar sekitar 500.000 motor listrik dan kendaraan listrik roda empat. Selain motor listrik, pemerintah juga menyiapkan insentif untuk mobil listrik. Namun, Purbaya belum mengungkapkan bentuk insentif maupun jumlah mobil yang akan memperoleh fasilitas tersebut. "Masih didiskusikan, tapi dalam waktu dekat akan dikeluarkan. Sebentar lagi. Untuk 500 ribu motor," ujar Purbaya usai mengunjungi pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Tangerang, Selasa (4/8/2026).Purbaya belum menjelaskan secara rinci mekanisme pemberian insentif tersebut, termasuk kriteria kendaraan yang akan mendapatkan fasilitas. Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan langsung paket insentif tersebut dalam sekitar dua hingga tiga pekan ke depan.