JAKARTA, KOMPAS.com - Korban pemaksaan oleh juru parkir (jukir) liar di wilayah Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Rendy Budiharto, mengaku sempat meminta karcis parkir resmi kepada jukir tersebut.
Namun, Rendy menyebut jukir justru memberikan karcis parkir mobil dengan tarif Rp 5.000. Padahal, menurut Rendy, di minimarket tersebut terdapat tulisan yang menyatakan parkir gratis.
"Saya sudah minta karcis parkir, dianya (pelaku) enggak ada. Dia kasih karcis parkir mobil yang harganya Rp 5.000 dan dia memaksa minta Rp 5.000, seperti itu," kata Rendy kepada wartawan, Senin (10/8/2026).Baca juga: Paksa Pengunjung Bayar Parkir Rp 5.000, Jukir Liar di Tambora Jakbar Dicokok Polisi
Rendy mengatakan, awalnya dia tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut. Namun, ia berubah pikiran setelah jukir tersebut disebut sempat melakukan pengancaman.
"Saya tadi enggak mau pikir panjang, saya kasih dia palak dan akhirnya ada pengancaman," ungkapnya.







