BAGHDAD, KOMPAS.com - Pemimpin milisi Harakat Hizballah al-Nujaba Irak berjanji akan membalas serangan gabungan Arab Saudi-Amerika Serikat bulan lalu.
Serangan itu menghantam lokasi Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) Irak, induk dari Harakat Hizballah al-Nujaba.Dalam sebuah pernyataan, Akram al-Kaabi mengatakan, diplomasi dengan Arab Saudi sia-sia.
Menurutnya, Arab Saudi harus ditindak melalui respons militer yang sesuai untuk membalas serangan terhadap PMF.
“Rudal hanya bisa dilawan dengan rudal dan api hanya bisa dibalas dengan api,” katanya, dikutip dari Al Jazeera.
Baca juga: Mekkah Jadi Saksi: Arab Saudi, Turkiye, dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan










