TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan bahwa negaranya dapat mengambil tindakan militer sepihak terhadap Iran.

Isyarat tersebut disampaikan di tengah berjalannya berbagai upaya diplomasi yang tengah diusahakan untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri konflik antara Washington dan Teheran.Di tengah kemajuan diplomasi Amerika Serikat (AS) dan Iran, Netanyahu pada Rabu (5/8/2026) menegaskan sikap keras pemerintahannya.

Baca juga: Bisakah Trump Menekan Israel agar Terima Rencana Damai Gaza?

Sikap ini muncul menyusul pernyataan dari komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

"Kami mendengar hari ini komandan Korps Garda Revolusi Iran, Ahmad Vahidi, menyatakan bahwa Iran berniat untuk terus mengembangkan senjata nuklir," ujar Netanyahu.