JAKARTA, KOMPAS.com – Ketika Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan tingkat kemiskinan Indonesia pada Maret 2026 turun menjadi 8,07 persen atau setara 22,93 juta penduduk, perhatian publik umumnya tertuju pada besarnya penurunan tersebut.

Persentase penduduk miskin turun 0,18 persen poin dibandingkan September 2025 dan 0,40 persen poin dibandingkan Maret 2025.Jumlah penduduk miskin pun berkurang 920.000 orang dalam setahun.

Baca juga: Penduduk Miskin Indonesia Turun Jadi 22,93 Juta, Ini Potret Terbarunya

chatGPT ilustrasi kemiskinan

Namun, di balik angka tersebut terdapat gambaran lain yang tak kalah penting, yakni komoditas apa saja yang paling besar menentukan seseorang masuk atau keluar dari kategori miskin.