HAIYANG, KOMPAS.com - Perusahaan antariksa komersial China, STAR.VISION, berhasil meluncurkan satelit Oriental Smart Eye (OSE) Hyperspectral-01 dan Hyperspectral-02 ke orbit yang telah ditentukan pada Rabu (5/8/2026) pagi.
Peluncuran satelit yang dinamai Lampung-1 oleh Indonesia ini dilakukan menggunakan roket pengangkut Jielong-3 Y12 dari perairan lepas pantai Kota Haiyang, Provinsi Shandong, China timur, sekaligus merampungkan misi peluncuran tersebut.
Satelit OSE Hyperspectral-01 dikembangkan bersama oleh STAR.VISION, Universitas Wuhan, dan sejumlah institusi terkait, termasuk pemerintah Provinsi Lampung, Indonesia.Baca juga: Satelit Lampung-1 Siap Mengudara, Diproduksi Perusahaan China
Satelit ini mengemban misi kerja sama Indonesia-China di bidang aplikasi penginderaan jauh, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan pengembangan kapasitas antariksa.
Menurut STAR.VISION, Lampung-1 memiliki bobot 300 kg dan membawa 22 saluran spektral yang telah dikalibrasi secara tepat, mencakup rentang panjang gelombang 400-1.650 nanometer.










