SEMARANG, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mempertimbangkan untuk menghentikan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), setelah harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax mengalami penurunan.
Selain itu, jumlah ASN yang memanfaatkan WFH juga dinilai sedikit.
Sebelumnya, sejak April 2026, Pemprov Jateng telah menerapkan kebijakan WFH bagi ASN setiap hari Jumat.Salah satu tujuannya untuk membantu efisiensi mobilitas ASN di tengah tingginya biaya transportasi akibat kenaikan harga BBM saat itu.
Selain itu, kebijakan WFH diterapkan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait pengaturan pola kerja ASN.
Di sisi lain, saat ini harga Pertamax turun dari Rp 16.250 menjadi Rp 15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026.







