HAVANA, KOMPAS.com - Krisis energi di Kuba kian memprihatinkan setelah negara kepulauan Karibia tersebut kembali dihantam pemadaman listrik total (blackout) secara nasional pada Minggu (2/8/2026).

Ini menandai pemadaman listrik total keenam kalinya sejak Pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Donald Trump secara efektif memblokir pasokan minyak impor ke Kuba pada Januari lalu. Kebijakan embargo dan ancaman tarif terhadap negara-negara pemasok minyak telah melumpuhkan infrastruktur energi nasional Kuba hingga memicu krisis multidimensi.

Krisis aliran listrik ini memaksa warga di ibu kota Havana tidur di sepanjang tembok laut tepi pantai demi mendapatkan embusan angin malam, dikutip dari AP News.

Baca juga: AS Selidiki Laporan tentang Drone Iran di Kuba

Listrik padam saat gelombang panas ekstrem