Jakarta -
Korban jiwa akibat dua gempa kembar yang mengguncang Venezuela pada bulan Juni lalu terus bertambah. Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez mengatakan pada hari Senin (3/8) waktu setempat, bahwa jumlah korban jiwa kini mencapai 6.125 orang.Angka terbaru ini muncul beberapa minggu setelah gempa bumi bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang pada 24 Juni lalu, menyebabkan hampir 200 bangunan runtuh, sebagian besar di negara bagian pesisir La Guaira yang paling parah terkena dampaknya.Jumlah korban tewas sebelumnya mencapai 5.546 orang.
Dilansir kantor berita AFP, Selasa (4/8/2026), tim penyelamat dan anggota keluarga hingga saat ini masih terus menyisir reruntuhan untuk mencari korban dan orang-orang terkasih. Hampir 17.000 orang terluka akibat gempa tersebut. Media lokal mengutip Gubernur La Guaira Jose Alejandro Teran yang mengatakan sekitar 1.400 orang masih hilang setelah bencana tersebut.Pemerintah Venezuela belum mengungkapkan berapa banyak orang yang hilang, tetapi proyeksi para ahli memperkirakan angkanya mencapai 10.000 orang.Selain 190 bangunan yang hancur total, pihak berwenang telah mengklasifikasikan lebih dari 16.200 bangunan sebagai tidak aman, yang mendorong banyak orang untuk mengungsi.Hampir 24.000 orang di La Guaira dan Caracas tinggal di tempat penampungan sementara setelah gempa bumi.






