KOMPAS.com - Cara orangtua berbicara kepada anak tidak hanya memengaruhi suasana hati sesaat, tetapi juga dapat membentuk cara anak memandang dirinya sendiri dan hubungan yang ia bangun dengan orang tuanya.
Dalam keseharian, tidak sedikit orangtua yang mengucapkan kalimat tertentu saat sedang lelah, kesal, atau ingin anak segera menurut.
Meski terdengar sepele, beberapa ungkapan dapat membuat anak merasa tidak dipahami, tidak dihargai, bahkan kurang aman untuk mengekspresikan emosinya.Psikolog klinis Dr. Shefali Tsabary mengatakan bahwa kata-kata memiliki kekuatan besar dan dapat meninggalkan kesan mendalam pada diri seorang anak.
Oleh karena itu, orangtua perlu lebih berhati-hati dalam memilih cara berkomunikasi agar hubungan dengan anak tetap hangat dan suportif.
Berikut tiga kalimat yang sebaiknya dihindari orang tua saat berbicara dengan anak.






