JAKARTA, KOMPAS.com – Kasus dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya berakhir setelah kepolisian menyatakan tidak menemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Di sisi lain, calon suami Jesslyn, Evan (37), memilih mengakhiri hubungan dan membatalkan rencana pernikahan mereka.

Kuasa hukum Evan, Andi Darti, mengatakan keputusan itu diambil setelah Jesslyn menyampaikan kepada kepolisian bahwa dia pergi ke Bangkok atas kemauan sendiri dan tidak merasa menjadi korban penculikan.Menurut Andi, keterangan tersebut membuat Evan menerima kenyataan bahwa hubungan keduanya tidak dapat dilanjutkan.

Baca juga: Jesslyn Wijaya Sebut Tak Diculik, Calon Suami Ikhlaskan Hubungan dan Batalkan Rencana Pernikahan

"Kalau memang Jesslyn membela ibunya ya berarti Evan harus ikhlas gitu. Kita dari awal sudah komitmen seperti itu, jadi ya sudahlah, memang berarti tidak akan ada pernikahan lagi, hubungan Evan dengan Jesslyn mungkin selesai seperti itu," kata Andi saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (3/8/2026).