BLITAR, KOMPAS.com – Kendaraan roda empat kembali melintasi jalan Bendungan Lahor yang berada di perbatasan antara wilayah Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang pada Sabtu (1/8/2026) siang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Jalan kembali bisa dilintasi setelah pengunjuk rasa membuka paksa pagar penutup jalan di simpang tiga Desa Selorejo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Akibatnya, kendaraan roda empat dari arah Blitar menuju Malang dapat kembali melewati jalan Bendungan Lahor.

Sementara itu, pagar penutup jalan menuju Bendungan Lahor yang ada di simpang tiga Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, telah lebih dulu dibuka paksa oleh pengunjuk rasa sekitar pukul 13.30 WIB.Padahal, Perum Jasa Tirta (PJT) I baru sekitar empat jam sebelumnya atau pada pukul 09.00 WIB, mulai memberlakun pembatasan akses jalan Bendungan Lahor dengan melarang kendaraan roda empat melintas.

Baca juga: Demo Bendungan Lahor Malang, Massa Buka Paksa Portal

Pantauan Kompas.com, ratusan mobil telah kembali melintasi jalan puncak Bendungan Lahor baik dari arah Blitar menuju Malang ataupun sebaliknya hanya dalam beberapa jam setelah dibuka.