TANGERANG, KOMPAS.com - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) belum melihat peluang untuk memproduksi keluarga Land Cruiser di Indonesia.

Rendahnya volume penjualan menjadi salah satu alasan utama, di samping ekosistem produksi yang masih terpusat di Jepang."Kalau Land Cruiser kan semuanya dari Jepang, jadi masih CBU (completely built-up atau impor utuh)," kata Presiden Direktur PT TMMIN Nandi Julyanto di sela pameran GIIAS 2026, ICE BSD City, Tangerang, Selasa (29/7/2026).

Baca juga: DKI Evaluasi Insentif Pajak, Wuling Khawatir Penjualan EV?

KOMPAS.com/Ruly Kurniawan Toyota FJ Land Cruiser GIIAS 2026

Belum Memenuhi Skala Ekonomi