Jakarta -
Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali menggelar Indonesia Shopping Festival (ISF) selama 17 hari terhitung pada 7-23 Agustus 2026. Festival belanja ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Indonesia.Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menargetkan peningkatan nilai transaksi dalam gelaran ISF tahun ini sekitar Rp 13 triliun. Pada gelaran ISF tahun 2025, nilai transaksi yang dicatatkan mencapai Rp 25 triliun.Iqbal menilai, target tersebut memungkinkan tercapai mengingat struktur ekonomi Indonesia ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 mencapai 5,6% dengan kontribusi terbesar dari konsumsi rumah tangga sebesar 54%.
"Dari segi target saja kita sudah optimis nih, naik sebenarnya Rp 13 triliun. Jadi kenaikan target ini juga mendukung laporan triwulan I ekonomi kita, bahwa ekonomi kita tumbuh 5,6%. Kemudian dari 5,6% itu, 54% diantara itu lagi didukung oleh konsumsi rumah tangga," ungkap Iqbal dalam konferensi persnya di Kemendag, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2026).Dalam kesempatan terpisah, Iqbal menyebut pemerintah turut memberikan fasilitas yang dibutuhkan APPBI dalam penyelenggaraan gelaran tersebut. Kemendag bahkan telah meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memberikan relaksasi pajak reklame untuk APPBI."Kita bahkan berkirim surat kepada pemerintah daerah terkait dengan reklame misalnya, pajak reklame. Meminta kemudahan kalau bisa itu diberikan relaksasi terkait dengan pajak reklame," terangnya.Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, mengatakan total nilai transaksi ISF 2026 ditargetkan mencapai Rp 38 triliun. Ia optimistis angka tersebut akan tercapai mengingat APPBI dan Kemendag telah menyiapkan sejumlah langkah.APPBI memberikan diskon spesial hingga 80% dan satu grand prize di berbagai pusat perbelanjaan nasional. Selain itu, gelar ISF juga memberikan hadiah berupa unit mobil BYD ATTO 1 hingga voucher belanja MAP."Tahun lalu Rp 25 triliun, seperti tadi Pak Dirjen sampaikan, akan ada tambahan Rp 13 triliun. Berarti kurang lebih Rp 38 triliun lah gitu ya selama penyelenggaraan dari tanggal 7 sampai dengan tanggal 23 Agustus," jelasnya.







