JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto kembali mengingatkan kepada khalayak untuk tidak melupakan sejarah.
Karena bangsa yang besar, kata Prabowo, tidak boleh melupakan sejarahnya sendiri."Bangsa yang besar tidak boleh melupakan sejarahnya," katanya dalam pidato pembukaan peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).
Prabowo menjelaskan, Indonesia pernah mengalami penjajahan yang lama, namun tetap dimanfaatkan untuk belajar teknologi dan sains.
Baca juga: Prabowo: Aslinya Bangsa Indonesia Tidak Pakai Seng, Kalau Perlu Kembali Pakai Ijuk
Hal ini diperlukan untuk membuat bangsa merdeka dan kuat.







