PETA perpolitikan global dalam satu dekade terakhir menyaksikan pergeseran mendasar dalam cara seorang pemimpin berinteraksi dengan publiknya.

Fenomena munculnya kepemimpinan unik yang kerap dicirikan sebagai gaya berbasis konten—atau dikenal dalam literatur sirkulasi kuasa sebagai Populist Public Administration dan Populist Policy-Making—telah menjadi tren lintas negara.Gaya ini mengandalkan komunikasi instan, retorika provokatif, serta penonjolan personal ketimbang kepatuhan kaku pada prosedur birokrasi konvensional.

Salah satu contoh paling menonjol dari pola ini dapat dilihat pada kepemimpinan Donald Trump di Amerika Serikat.

Perilaku utama Trump ditandai oleh penggunaan platform digital secara langsung untuk memangkas peran media arus utama dan birokrasi resmi.

Ia sering membuat pengumuman kebijakan atau memecat pejabat tinggi secara mendadak lewat unggahan daring yang dramatis, serta mengemas isu-isu kompleks menjadi slogan-slogan sederhana memancing atensi emosional pendukungnya sebagai bentuk gimik politik.