KUMAMOTO, KOMPAS.com - Sekitar satu jam setelah guncangan gempa pada Selasa (28/7/2026), sebuah ledakan terdengar dari kompleks perbelanjaan Aeon Mall Kumamoto hingga meruntuhkan struktur bangunan dan melontarkan puing-puing ke area sekitar.
Ratusan pengunjung dan pekerja toko yang sebelumnya telah dievakuasi menyaksikan dengan ngeri saat kepulan asap pekat dan ledakan merusak mal terbesar di prefektur tersebut.Tim penyelamat yang sempat tertahan akibat ancaman bahaya runtuhan susulan akhirnya berhasil mengevakuasi delapan orang dari dalam gedung pada Rabu (29/7/2026) pagi.
Tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia, sementara keberadaan tiga pekerja toko lainnya hingga kini masih belum diketahui.
"Saya kira ada bom meledak. Ada orang-orang yang menyerukan evakuasi kepada orang lain dan sirene berbunyi. Jalan-jalan di dekatnya macet total, situasinya panik," kata Takateru Sonoda (41), pemilik salon dan kafe di dekat lokasi kejadian, dikutip dari Reuters.
Baca juga: Korban Tewas Gempa Jepang Jadi 13 Orang, 4 Pekerja Masih Hilang di Aeon Mall










