Jakarta -
Sejumlah layanan transportasi umum di Jepang mengalami gangguan imbas gempa 7,1 magnitudo mengguncang Kumamoto, Pulau Kyushu, Jepang. Layanan kereta cepat Shinkansen hari ini juga masih tidak beroperasi.Dilansir Kyodonews, Rabu (29/7/2026), kereta cepat Kyushu Shinkansen sudah berhenti beroperasi sejak Selasa (28/7) usai guncangan gempa 7,1 magnitudo terjadi. Kereta cepat tersebut masih belum bisa melayani penumpang hari ini.Selain kereta cepat Shinkansen, layanan trem di Kota Kumamoto akan kembali beroperasi dengan kecepatan terbatas. Biro Transportasi Kota Kimamoto juga memperingatkan bahwa layanan dapat dihentikan kembali jika terjadi gempa kuat susulan.
Badan meteorologi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Sistem transportasi kereta api, jalan raya, dan udara di Kimamoto mengalami gangguan sejak gempa hari Selasa.Setelah gempa, sebuah ledakan mengguncang pusat perbelanjaan milik grup Aeon di Kumamoto, sementara tim penyelamat melakukan pencarian terhadap korban yang hilang. Pihak berwenang setempat pada hari Rabu menyatakan bahwa dua wanita dipastikan tewas dan seorang wanita lainnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.Sekitar 200 orang berhasil mengevakuasi diri dari pusat perbelanjaan tersebut sebelum ledakan dan runtuhnya lantai dua bangunan itu terjadi. Sejauh ini tercatat ada 13 orang meninggal akibat gempa di Kimamoto.Lihat juga Video Layanan Kereta Shinkansen Dihentikan Imbas Gempa Jepang













