JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons kabar yang menyebut namanya masuk dalam bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Perry Warjiyo.Purbaya mengaku belum mengetahui nama-nama yang dipertimbangkan sebagai calon Gubernur BI. Ia juga menyebut isu yang mengaitkan dirinya dengan berbagai posisi strategis di pemerintahan bukan hal baru.Ketika ditanya apakah namanya menjadi salah satu kandidat, Purbaya membantah mengetahui hal tersebut."Itu mah kalau saya isu abadi, isu masuk ke sana-sini, aslinya enggak pernah jadi," ujar Purbaya santai usai rapat KSSK di kantor LPS, Jakarta pada Selasa (28/7/2026).Purbaya juga enggan berkomentar dan memberikan rekomendasi mengenai sosok yang layak mengisi jabatan Gubernur BI. Menurut dia, penentuan calon sepenuhnya mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto."Kami ikutin perintah Bapak Presiden," ujarnya.

Di sisi lain, Purbaya memastikan pemerintah bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) telah mengantisipasi potensi sentimen pasar menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur BI.Menurut dia, pemerintah akan menjaga koordinasi kebijakan agar tetap berpihak pada pertumbuhan ekonomi, stabilitas, dan tetap ramah terhadap pasar."Sudah, yang penting gini, kita tunjukkan ke pasar bahwa kebijakan kita tetap solid dan pro-growth dan pro-stabilitas dan market-friendly," kata Purbaya.