CARACAS, KOMPAS.com - Venezuela secara resmi menyampaikan pemberitahuan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai keputusannya untuk menarik diri dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada Jumat (24/7/2026).
Menteri Luar Negeri Venezuela Felix Plasencia Gonzalez menyampaikan, pengunduran diri tersebut dilatarbelakangi oleh tuduhan adanya bias geografis di dalam tubuh ICC.
Menurutnya, lembaga tersebut secara tidak proporsional menargetkan negara-negara berkembang (Global South), khususnya di kawasan Afrika dan Amerika Latin.Baca juga: Chad Susul Venezuela Keluar dari ICC, Tuding Berlaku Berlebihan ke Afrika
Langkah tegas ini diambil setelah ICC melakukan penyelidikan selama bertahun-tahun terhadap para pejabat serta anggota angkatan bersenjata Venezuela.
Senada dengan Menlu Gonzalez, pemimpin Venezuela Delcy Rodriguez menuding bahwa ICC telah dimanfaatkan sebagai alat untuk menargetkan negaranya.










