META, KOMPAS.com - Ketika Perea berhenti menanam koka, bahan baku yang digunakan untuk membuat kokain, petani di Provinsi Meta, Kolombia, ini bersumpah untuk tidak pernah menanamnya lagi.
Parea mencabut semak-semak hijau di lahan pertanian kecilnya di sudut terpencil Kolombia, yang hanya dapat diakses melalui sungai. Saat itu laki-laki paruh baya ini mengganti tanaman koka dengan tanaman legal, seperti singkong dan pisang.Perea adalah satu dari ribuan petani Kolombia yang bergabung dengan program penggantian tanaman yang dijalankan pemerintah setempat. Melalui proyek ini, pemerintah mengeklaim hendak membantu para petani meninggalkan pertanian koka.
Baca juga: Dunia Darurat Narkoba, Produksi Kokain Naik 4 Kali Lipat
Namun belakangan, sebagian besar bantuan yang dijanjikan pemerintah tidak pernah diterima oleh para petani. Infrastuktur jalan yang minim dan banjir yang berulang membuat para petani sulit untuk menjual hasil panen tanaman baru mereka.
Pada tahun 2024, karena kecewa, Parea mulai menanam koka lagi.








