BEIRUT, KOMPAS.com - Presiden Lebanon Joseph Aoun dijadwalkan meminta bantuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menekan Israel agar menerapkan kesepakatan penarikan militer dari wilayah Lebanon selatan.

Langkah ini diambil guna merealisasikan rencana pelucutan senjata Hizbullah sekaligus mencegah potensi pendudukan jangka panjang oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF).Dalam skema yang dimediasi oleh AS, pasukan militer Israel diwajibkan menarik diri secara bertahap dimulai dari kawasan yang ditetapkan sebagai "zona percontohan" sebelum diberlakukan di area yang lebih luas.

Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi, operasi di zona percontohan yang meliputi wilayah Zawtar al-Gharbiyeh, Froun, dan Srifa, telah resmi dimulai.

Baca juga: Hampir 40 Tahun Dilarang, AS Buka Kembali Penerbangan Langsung ke Lebanon

Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) juga mengagendakan penempatan pasukan ke Zawtar al-Gharbiyeh usai mundurnya armada militer Israel.