MADRID, KOMPAS.com - Spanyol untuk pertama kalinya dalam sejarah menyatakan keadaan darurat nasional akibat kebakaran hutan.
Ratusan petugas pemadam kebakaran telah berupaya untuk mengendalikan kobaran api, yang dipicu oleh gelombang panas yang terus-menerus dan krisis iklim, tetapi masih belum mampu menghentikan penyebarannya. Angin kencang memperparah kebakaran, dengan dua dari tiga kobaran api bergabung pada Jumat (24/7/2026).
Dikutip dari The Guardian, Menteri Kesehatan Spanyol, Monica Garcia menginstruksikan warga Madrid untuk tidak keluar rumah karena kekhawatiran akan kualitas udara yang buruk.
“Hindari aktivitas fisik dan berada di luar ruangan. Jika Anda berada di luar ruangan dan ada asap atau abu, gunakan masker,” ujarnya di X.
Baca juga: Perancis dan Spanyol Dikepung Kebakaran Hutan, Hampir 100.000 Warga Mengungsi










