Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan sedang mengkaji untuk melancarkan serangan terbaru secara besar-besaran terhadap Iran. Skala operasi militer terbaru AS terhadap Iran ini disebut bisa melampaui serangan-serangan selama Operation Epic Fury yang dilancarkan awal tahun ini.Trump menyampaikan hal tersebut, seperti dilansir Middle East Monitor, Jumat (24/7/2026), dalam wawancara terbaru dengan media AS Axios pada Kamis (23/7).Dalam wawancara tersebut, Trump mengatakan dirinya hampir mengambil keputusan terkait kemungkinan serangan besar-besaran AS tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa belum ada keputusan final yang dibuat.

Dua pejabat AS, yang tidak disebut namanya, mengatakan secara terpisah kepada Axios, bahwa sejauh ini belum ada perintah militer baru yang diberikan. "Saya sedang mempertimbangkan serangan besar-besaran. Lebih besar dari sebelumnya. Saya hampir mengambil keputusan. Kami sudah siap sepenuhnya untuk itu," kata Trump dalam wawancara dengan Axios tersebut.Trump juga mengatakan bahwa Israel dapat bergabung dalam operasi terbaru AS itu "hampir seketika" jika diminta.Namun demikian, Trump menegaskan bahwa AS tidak memerlukan bantuan dari negara lainnya untuk melancarkan operasi militer terbaru terhadap Iran.