JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan telah resmi merilis untuk pertama kalinya menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) berdenominasi yuan China atau Panda Bond.

Nilai itu membuat bid to cover ratio alias perbandingan antara total nominal penawaran yang masuk dengan nominal surat utang yang diterbitkan mencapai 2,4 kali lipat, karena total penerbitan hanya 7 miliar yuan atau setara 1,033 miliar dollar AS atau sekitar Rp 18,57 triliun (asumsi kurs Rp 17.979 per dollar AS).Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto mengatakan, penerbitan obligasi tersebut mendapat sambutan positif dari investor di pasar domestik China.

Baca juga: Panda Bond RI Berperingkat AAA, Purbaya: Bukti Kepercayaan Investor

SHUTTERSTOCK/OK-PRODUCT STUDIO Ilustrasi obligasi.

"Transaksi ini mendapat sambutan yang sangat baik dari investor di pasar domestik Tiongkok dengan total peak orderbook mencapai sekitar 17 miliar yuan atau bid-to-cover ratio sebesar 2,4 kali," katanya dalam keterangan resmi pada Kamis (23/7/2026).