Manila -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov memperingatkan Menlu Amerika Serikat (AS) Marco Rubio agar Washington tidak melakukan pengiriman senjata yang "tidak dapat diterima" ke Ukraina.Peringatan Lavrov untuk Rubio itu, seperti dilansir AFP, Kamis (23/7/2026), disampaikan saat keduanya melakukan pertemuan di Manila, Filipina, pada Kamis (23/7), di sela-sela menghadiri pertemuan para Menlu ASEAN. Pertemuan ini merupakan yang pertama antara kedua Menlu sejak September 2025.Dalam pertemuan tersebut, menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, Lavrov "menegaskan bahwa tindakan terus memasok senjata kepada rezim Kyiv adalah hal yang tidak dapat diterima".

Lavrov juga mengecam "kebijakan yang memicu ketidakstabilan oleh negara-negara Eropa, yang masih berupaya menimbulkan 'kekalahan strategis' bagi Rusia". Menlu Rusia itu juga menegaskan kesiapan negaranya untuk mencapai "penyelesaian politik-diplomatik atas konflik tersebut.Pertemuan tatap muka antara Lavrov dan Rubio ini terjadi saat fokus AS beralih dari upaya mediasi di Ukraina, ke penanganan perang di Timur Tengah.Departemen Luar Negeri AS, dalam pernyataan singkat, melaporkan bahwa Rubio dan Lavrov membahas "hubungan AS-Rusia dan perlunya mengakhiri perang Rusia-Ukraina" dalam pertemuan di Manila. Kedua Menlu tidak memberikan pernyataan apa pun kepada pers sebelum pertemuan digelar.