GAZA, KOMPAS.com - Hamas resmi menunjuk Khalil Al Hayya sebagai pemimpin barunya, Senin (20/7/2026).
Penunjukan Al Hayya dilakukan untuk mengisi posisi pimpinan tertinggi Hamas usai meninggalnya Yahya Sinwar pada Oktober 2024.Dikutip dari Al Jazeera, Al Hayya mengunci posisi pimpinan utama setelah memenangkan proses pemilihan internal putaran kedua, mengungguli mantan kepala biro politik Hamas, Khaled Meshaal.
Dalam jajaran kepemimpinan Hamas, peran Al Hayya kian sentral setelah terbunuhnya deretan figur kunci sepanjang 2024, termasuk Yahya Sinwar, komandan militer Mohammed Deif di Gaza, serta Ismail Haniyeh yang dibunuh saat bertandang ke Teheran, Iran.
Baca juga: 18 Tahun Berkuasa, Hamas Putuskan Mundur dari Pemerintahan Gaza
Sebelum dikukuhkan sebagai pemimpin utama, Al Hayya merupakan satu dari lima anggota komite penguasa sementara yang dibentuk pada akhir 2024 untuk mengarahkan pemerintahan dan perlawanan di Gaza.










