WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Amerika Serikat (AS) mengerahkan pesawat pengebom strategis B-1 Lancer untuk menyerang target-target milik Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
Pengerahan bomber jarak jauh itu menjadi penggunaan pertama B-1 sejak pertempuran kembali pecah 12 hari lalu.Menurut pejabat AS yang dikutip Axios, sedikitnya satu pesawat B-1 diterbangkan dari pangkalan udara di Inggris pada Selasa (21/7/2026) sebelum menyerang sasaran di Iran.
Baca juga: Bomber China dan Rusia Terbang di Atas Laut Jepang, Tokyo dan Seoul Kerahkan Jet Tempur
Pergerakan pesawat tersebut juga sempat terpantau melalui situs pelacak penerbangan berbasis sumber terbuka.
Komando Pusat AS (CENTCOM) tidak secara khusus menyebut penggunaan B-1 dalam pernyataan resminya seusai operasi. Militer AS juga belum mengungkap target spesifik yang dihantam maupun alasan penggunaan bomber tersebut dalam misi itu.










