TOKYO, KOMPAS.com - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi kini mengaku sudah berhasil tidur selama lima jam untuk pertama kalinya.
Dalam unggahan di akun media sosialnya mengunggah, ia mengaku tidur lima jam selama libur akhir pekan tiga hari yang berakhir pada 20 Juli.Diketahui, Jepang merayakan libur akhir pekan selama tiga hari mulai tanggal 18 hingga 20 Juli, dengan Hari Marinir pada hari terakhir.
“Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, saya bisa tidur selama lima jam, serta langsung mengerjakan setrika dan jahitan yang selama ini saya tunda,” katanya di akun X pada Senin (20/7/2026), dikutip dari Straits Times.
Menurutnya, ia telah mengisi kembali energinya selama istirahat singkat tersebut.
Baca juga: Warga Jepang Masih Percaya Takhayul, Rumah Angker Sulit Laku










