LONDON, KOMPAS.com - Perdana Menteri Inggris yang baru dilantik, Andy Burnham, mengizinkan Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalan militer Inggris untuk mendukung operasi menyerang Iran.

Kebijakan tersebut melanjutkan kebijakan pendahulunya, Keir Starmer, di tengah perang AS-Iran yang masih berkecamuk.Keputusan tersebut diungkapkan Bloomberg dalam laporannya yang terbit Selasa (21/7/2026), berdasarkan keterangan sejumlah sumber yang mengetahui langsung persoalan tersebut.

Baca juga: Ringankan Biaya Hidup, PM Baru Inggris Akan Hapus Pajak Tagihan Listrik Warga

Dengan kebijakan itu, pesawat-pesawat militer AS tetap dapat beroperasi dari sejumlah fasilitas Inggris, termasuk pangkalan di Diego Garcia, Samudra Hindia, dan RAF Fairford di Gloucestershire.

Washington dan London menyebut operasi tersebut bersifat "defensif", dengan tujuan meredam ancaman rudal Iran serta melindungi jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz.