BANGKALAN, KOMPAS.com – Kasus kematian Ruly Yunis Setiawati (50), Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, hingga kini belum menemukan titik terang.

Terduga pelaku berinisial E alias Erlan yang mengeksekusi korban diduga masih berkeliaran dan secara terorganisir dibantu oleh seseorang selama masa pelariannya.

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, meyakini bahwa terduga pelaku tidak bergerak sendirian dalam menyembunyikan diri dari kejaran pihak kepolisian. Menurutnya, ada pihak tertentu yang menjamin kebutuhan logistik E selama bersembunyi."Saya yakin ada yang membantu Erlan bersembunyi, ada yang menampung, ada yang mengirim makanan, dan kebutuhan hidup Erlan selama dalam persembunyian. Tidak mungkin kalau tidak ada yang membantu Erlan dalam pelariannya," ujar Risang, Minggu (19/7/2026).

Baca juga: Terduga Pembunuh ASN Bangkalan Belum Tertangkap, Diduga Dibantu Bersembunyi

Berpindah Tempat dan Ganti Nomor Ponsel