TIDAK ada pesta yang tidak berakhir. Demikian pula Piala Dunia FIFA 2026.
Setelah lebih dari sebulan menyedot perhatian miliaran pasang mata, turnamen sepak bola terbesar di dunia itu ditutup dengan kemenangan Spanyol atas Argentina 1-0 melalui gol Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026).Kemenangan tersebut mengantarkan Spanyol menjadi juara dunia untuk kedua kalinya setelah sebelumnya mengangkat trofi Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Bagi pencinta sepak bola, keberhasilan itu menandai kembalinya Spanyol ke puncak kekuatan sepak bola internasional.
Namun, dalam perspektif hubungan internasional, gelar juara dunia yang diraih Spanyol itu bukan sekadar keberhasilan sebelas pemain di atas lapangan.
Pencapaian tersebut mencerminkan kemampuan sebuah negara membangun pengaruh global melalui soft power yang dikelola secara konsisten dan berkelanjutan.












