BAGI negara yang selama puluhan tahun membangun politik luar negerinya di atas prinsip nonblok yang terukur, laju diplomasi keamanan Indonesia belakangan ini tergolong tidak biasa.
Hanya dalam empat bulan, Indonesia menandatangani kesepakatan keamanan dengan India, Australia, Amerika Serikat, dan Jepang.Pekan lalu, Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta untuk menandatangani kesepakatan senilai 630 juta dollar AS.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, India akan memasok sistem rudal jelajah BrahMos kepada Indonesia.
BrahMos merupakan salah satu sistem persenjataan utama dalam portofolio ekspor pertahanan India.
Kunjungan Modi berlangsung setelah Indonesia menyepakati Perjanjian Keamanan Bersama dengan Australia.







