DALAM sepak bola, Inggris dan Argentina dikenal sebagai musuh bebuyutan. Dan, pertemuan kedua negara ini pada semifinal Piala Dunia 2026, Kamis (16/7/2026), memantik kembali rivalitas mereka.

Tak hanya di dalam lapangan, perpolitikan dan sejarah pun campur aduk menjadi bumbu di lapangan hijau.Publik pastinya dikembalikan pada ingatan saat Inggris menjadi tuan rumah Piala Dunia 1966.

Dalam pertemuan di perempat final, kapten Argentina, Antonio Rattin, diusir wasit asal Jerman, Rudolf Kreitlein, karena terjadi miskomunikasi perbedaan bahasa.

Kreitlein kemudian menyebut alasannya mengusir Rattin karena pelanggaran lidah.

Adu mulut berkepanjangan selama 10 menit itu terjadi karena saat itu sepak bola belum memiliki aturan mengenai sanksi kartu kuning dan kartu merah.