WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Irak Ali Al Zaidi di Gedung Putih, Washington, DC, pada Selasa (14/7/2026).

Di tengah eskalasi hubungan AS-Iran yang kian membara, kedua pemimpin tersebut berkomitmen untuk memperdalam kemitraan ekonomi serta mendongkrak kapasitas produksi minyak Irak.Pertemuan ini sekaligus menegaskan dukungan politik luar negeri Trump kepada Al Zaidi, seorang figur pengusaha baru tanpa rekam jejak politik konvensional yang secara terbuka menentang mantan PM Irak Nouri Al Maliki.

Al-Maliki sendiri yang dikenal sebagai sosok kontroversial dengan hubungan dekat bersama Teheran, telah resmi mengundurkan diri dari bursa pencalonan pada April lalu.

Baca juga: Ketegangan Memuncak, Trump Ancam Hancurkan Seluruh Pembangkit Listrik Iran

Pergeseran hubungan AS-Irak