KOMPAS.com - Pemerintah Spanyol menyampaikan permintaan maaf kepada Perancis setelah mantan Perdana Menteri (PM) Mariano Rajoy memicu kontroversi dengan menyebut tidak ada pemain Perancis di skuad Les Bleus.

Pernyataan Rajoy muncul sebelum Perancis menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 dan langsung memicu kecaman dari pemerintah hingga partai oposisi di Perancis.Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan telah menyampaikan permintaan maaf kepada Menteri Luar Negeri Perancis.

Baca juga: Presiden FFF Buka Suara Usai Skuad Perancis Disebut “Tim dari Afrika”

Menurutnya, komentar Rajoy sama sekali tidak mewakili pandangan mayoritas masyarakat Spanyol.

Albares menyebut pernyataan mantan perdana menteri tersebut "tidak dapat ditoleransi" karena mengandung unsur rasisme dan xenofobia.